Kroasia akan Miliki Masjid Ramah Lingkungan Pertama

0
105

Masjid tersebut dibangun di area seluas sekitar 2.600 meter persegi.

REPUBLIKA.CO.ID, ZAGREB — Masjid ramah lingkungan yang juga pusat Islam di Kota Sisak, Kroasia, akan diresmikan pada Kamis (8/9/2022) waktu setempat. Peresmian akan dilakukan di hadapan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan para diplomat.


Masjid tersebut, seperti dilansir The Mayor, Selasa (6/9/2022), akan menjadi fasilitas keagamaan terbesar ketiga bagi umat Islam di Kroasia, setelah masjid yang ada di Zagreb dan Rijeka. Pembangunan masjid tersebut dianggap bersejarah, karena idenya sudah ada sejak 50 tahun yang lalu.


Imam di Kota Sisak, Alem Crnki mengatakan, masjid itu telah menjadi impian banyak generasi Muslim. Pusat Islam ini juga diharapkan dapat melayani lebih dari 4.000 orang di daerah itu dari komunitas Muslim.


Masjid tersebut dibangun di area seluas sekitar 2.600 meter persegi. Seperlima dari kompleks hanya dijadikan sebagai tempat ibadah sholat, dan sisanya sekitar 2.000 meter persegi ditujukan untuk semua pengunjung.


Keistimewaan masjid di Sisak adalah efisiensi energinya. Sehingga digambarkan sebagai masjid ramah lingkungan pertama di Kroasia. Masjid memiliki panel surya di atap dan pembangkit photovoltaic 30 kilowatt jam, di atas lampu LED hemat energi.


Crnkic merasa senang masjid ini memiliki aspek ekologis. “Karena umat manusia mendapatkan semakin banyak peringatan tentang sejauh mana ia akan menghancurkan dirinya sendiri jika tidak memikirkan lingkungan,” terangnya.


Selain area sholat, masjid juga memiliki ruang kelas serbaguna yang dirancang untuk siswa agama dan budaya Islam. Di dalamnya juga terdapat restoran Muslim dan pusat konvensi besar yang dapat menyelenggarakan konferensi antaragama. Selain itu juga tersedia ruang istirahat atau bersantai.


Pada akhir pekan setelah peresmian, nantinya akan ada hari-hari terbuka bagi penduduk dan wisatawan yang tertarik untuk menjelajahi pusat Islam tersebut. Kroasia juga memiliki masjid yang lebih kecil di Gunja, yang merupakan masjid pertama dan tertua di negara itu, dan masjid yang lebih kecil di Umag.



Sumber Berita

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini